SOLO BATIK

Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang menjadi pusat kerajinan batik Nusantara. Secara turun-temurun, masyarakat Solo membatik dan melahirkan motif-motif khas dengan warna yang juga identik dengan kota tersebut.

Ada beberapa motif batik tradisional Solo yang masih sangat digemari masyarakat, antara lain Parang, Sidomukti, Kawung, Truntum, Liris, Satrio Manah dan Semen Rante. Masing-masing memiliki filosofi sendiri, baik makna simbol maupun momen pemakaiannya.

Dari segi warna, umumnya batik Solo dominan cokelat karena menggunakan pewarna sogan, namun ada juga biru tua dan krem. Ketiga warna ini merupakan simbolisasi Trimurti, yaitu Dewa Brahma, Wisnu dan Syiwa, karena pada zaman dahulu, raja-raja dianggap sebagai keturunan dewa.

Ada beberapa pusat wisata batik yang ternama di Solo. Dua di antaranya, Kampung Wisata Batik Kauman dan Kampung Laweyan. Di sini, Anda bisa melihat langsung para pengrajin sedang membatik dan membelinya. Sementara jika ingin berburu batik dengan harga terjangkau bisa menuju Pasar Klewer dan Pusat Grosir Solo.

Selain itu, ada pula Museum Batik Danar Hadi yang menampilkan berbagai informasi tentang batik Solo dan Yogyakarta, serta sejarah bisnis batik Danar Hadi sendiri.

Agar tak ketinggalan zaman, saat ini para perajin batik Solo berinovasi menciptakan motif-motif yang lebih kontemporer, tanpa meninggalkan yang klasik. Dengan demikian, masyarakat punya banyak pilihan saat membeli batik, terutama kalangan anak muda yang lebih menyukai motif dan warna batik kontemporer.