Feeding The Nation

Coconut: A Versatile Fruit, Nut and Seed

Lezat dan bergizi, buah tropis ini mampu hadir dalam beragam bentuk suguhan.

Words by Vikaria Lestari

Segarnya air kelapa terasa nikmat membasahi kerongkongan kala saya menyesap segelas minuman di tepi pantai. Identik dengan iklim tropis, kelapa memang ideal sebagai pelepas dahaga di tengah terik cuaca.

Minuman Berbahan Kelapa
Bali terkenal dengan pantainya yang cantik berpasir putih. Tidak heran bila langsung terbayang nyamannya bersantai di atas putihnya pasir sambil menikmati segelas es kuwut, minuman dingin khas Pulau Dewata. Minuman yang banyak terdapat di Pulau ini berasal dari kombinasi daging dan air buah kelapa muda, gula pasir, melon, selasih, jeruk nipis dan sirop rasa melon. Seluruh bahan tersebut dijadikan satu, lalu ditambahkan es batu. Hari Anda langsung terasa istimewa!

Es tambring adalah minuman berbahan kelapa lainnya dari Bali. Minuman ini dibuat dari putih telur, asam jawa dan gula pasir yang direbus menjadi satu. Setelah dingin barulah ditambahkan air kelapa muda beserta dagingnya, dan es batu. Air kelapa dapat dinikmati langsung ataupun diberikan sejumlah kombinasi untuk menjadi minuman ringan. Santan kelapa, yang dimasak bersama daun pandan dan garam, biasa dijadikan saus atau penyedap rasa bagi banyak minuman tradisional dan pencuci mulut khas Indonesia. Sebut saja es dawet yang terkenal dari Banjarnegara, es campur khas Medan, es bubur sumsum khas Madura ataupun es palu butung yang terkenal dari Makassar dan masih banyak lagi. Didukung iklim hangat serta melimpahnya sang nyiur melambai, Indonesia pun memiliki banyak variasi minuman ringan serta pencuci mulut berbahan kelapa yang berbeda di tiap daerah.

Namun demikian, tidak semua minuman berbahan kelapa disajikan bersama es batu. Sarabba, misalnya, minuman khas Makassar, Sulawesi Selatan, disuguhkan dalam keadaan panas agar tubuh terasa hangat serta stamina meningkat. Minuman khas Makassar ini terbuat dari santan, kuning telur, jahe, gula merah dan lada. Bercita rasa pedas dan manis, sarabba pas untuk dinikmati pada malam hari. Sarabba ini mirip dengan minuman populer masyarakat Jawa Barat bernama bajigur. Dengan perpaduan santan, kopi, garam dan gula merah, bajigur dihidangkan selagi panas mengepul. Minuman khas masyarakat Sunda ini biasa dinikmati bersama singkong atau ubi rebus. Di zaman modern, ragam minuman tradisional tersebut bisa didapatkan dalam kemasan instan yang praktis.

Parutan Kelapa

Parutan segar kelapa sering kali digunakan sebagai bahan taburan ataupun isian pada banyak kue tradisional Indonesia untuk menambah cita rasa penganan. Banyak didapati di daerah Jawa, parutan kelapa sebagai bahan taburan ini biasa digunakan pada kue-kue tradisional seperti klepon, getuk lindri, cenil, putu ayu dan banyak lagi. Anda juga harus mencicipi lezatnya dadar gulung khas Jawa di mana isian yang berupa campuran parutan kelapa dan gula merah sedap berpadu dengan gurihnya kulit dadar gulung.

Parutan segar kelapa juga dapat ditambahkan ke dalam tepung beras sebelum dipanggang untuk membuat kue pancong yang gurih, kue tradisional khas Betawi yang terkenal. Dan jika parutan kelapa ini Anda sangrai di wajan, lalu ditambahkan dengan ayam rebus yang telah dibumbui serta bahan-bahan lainnya, Anda akan mendapatkan ayam serundeng kelapa yang lezat khas Tasikmalaya, Jawa Barat

Umbut Kelapa

Bagian ujung dari batang kelapa yang masih lunak, dikenal dengan nama umbut di Kalimantan Tengah atau palmitos di Costa Rica, memiliki cita rasa yang tidak jauh berbeda dengan rebung. Umbut biasa diambil dengan menebang seluruh batang pohon kelapa. Menggunakan parang, daun dan dahan kelapa dihilangkan hingga tersisa hanya bagian lunak dari ujung pohon kelapa. Di negara lain, umbut biasa 1digunakan untuk salad. Di Kalimantan, umbut dimasak lama dalam larutan santan dan ditambahkan labu kuning serta iga sapi. Menu lezat ini biasa disajikan dalam upacara perkawinan.

Disuguhkan dalam bentuk menu utama, kudapan, kue, minuman ataupun pencuci mulut, kelapa dengan cita rasanya yang gurih dan manis tampaknya selalu mampu membuat lidah bergoyang.

Vikaria Lestari

Penulis dan penerjemah berdarah Jawa, Vikaria Lestari memiliki minat khusus dalam bidang pelesiran, kuliner dan membaca. Salah satu hobinya adalah mengamati keunikan kuliner serta destinasi wisata, yang dirasa cukup menarik untuk dibagikan lewat tulisan. Karya yang telah dipublikasikan antara lain, sejumlah novel terjemahan dari penulis laris Amerika serta beragam artikel mengenai pelesir dan gaya hidup.