1

Feeding The Nation

Going Organic: An Eco-Friendly Diet

Mengonsumsi makanan organik bukanlah semata karena tren gaya hidup terkini, namun lebih pada meningkatnya kesadaran akan kaitan penting antara makanan, kesehatan, dan lingkungan.

Words by Vikaria Lestari, Photography by Helen Yuanita

Saat berjalan di selasar sebuah toko swalayan, saya melihat rak berisi buah dan sayuran yang terpajang rapi dengan label organik pada kemasan produknya. Label yang sama juga terlihat pada kemasan produk olahan susu dan telur.

5

Lalu, apa sesungguhnya yang dimaksud dengan buah dan sayuran organik? Hal apa yang membuat produk segar tersebut berbeda dari non-organik? Apa sajakah kelebihan dari bahan pangan organik ini? Seluruh pertanyaan tersebut, saya rasa, juga melintas di benak banyak orang. Sistem tanam organik ini sendiri sebenarnya sudah banyak dikampanyekan pada pertengahan abad ke-20, ketika sistem pertanian modern berskala besar mulai bermunculan. Namun baru pada awal 2000-an hasil pertanian organik ini mendapatkan sambutan hangat, di mana konsumen mulai melihat adanya benang merah antara konsumsi pangan organik dan dampaknya bagi lingkungan. Makanan yang dihasilkan dari bahan pangan organik pun diyakini memiliki cita rasa yang lebih baik daripada yang non-organik.

Bahan pangan organik termasuk antara lain, hasil langsung dari pertanian dan peternakan, daging dan produk olahan susu. Bahan pangan organik juga digunakan untuk menghasilkan makanan olahan seperti biskuit, minuman dan daging beku. Seluruh produk tersebut dihasilkan oleh petani dan peternak yang menitikberatkan pada penggunaan sumber daya terbarukan, serta eksplorasi air dan tanah yang lebih sedikit agar lingkungan tetap berkualitas. Dalam prosesnya, produk pertanian organik tidak menggunakan pestisida kimia, pupuk anorganik, limbah lumpur untuk pupuk, bioteknologi dan radiasi ionisasi. Daging ayam organik dan produk olahan susu pun berasal dari hewan yang diternakkan tanpa suntikan antibiotik, hormon pemacu pertumbuhan atau entitas hasil rekayasa genetika (GMO).

5

OISCA (Organization for Industrial and Cultural Advancement) Sukabumi Training Center di Jawa Barat menernakkan ayam dengan sistem organik. “Ayam di OISCA tidak disuntik antibiotik sama sekali, bahkan sejak mereka menetas,” ujar Muhammad Halid, Direktur OISCA Sukabumi Training Center. Ayam-ayam yang ada diberi pakan butiran jagung organik serta pakan lainnya yang dibuat sendiri. “Untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam, kami menggunakan vitamin nabati yang terbuat dari jahe,” ujar Halid.

Daging dan susu dari hewan yang diternakkan dengan sistem organik diyakini memiliki kandungan nutrisi yang lebih banyak. Sebuah penelitian di Eropa menunjukkan persentase jumlah nutrisi, antara lain asam lemak omega-3, yang 50% lebih besar dibandingkan daging dan susu non-organik

5

Untuk pertanian dengan sistem tanam organik, daun mindi (Melia azedarach L) biasa digunakan sebagai pestisida nabati karena mengandung racun yang ampuh bagi serangga. Daun tersebut dihaluskan dan air perasannya disemprotkan untuk membunuh hama serangga. Selain daun mindi, minyak dari biji pohon mimba (Azadirachta indica), sudah banyak dikenal sebagai insektisida organik. Dengan kandungan azadirachtin, triol, salanin dan nimbin, mimba cukup efektif untuk membunuh hama ulat (antara lain Handeuleum doleschallia polibete), kumbang dan hama pengorok daun.

Rimpang seperti lengkuas, jahe dan kunyit juga dimanfaatkan sebagai insektisida nabati. Sejumlah rimpang tersebut digabungkan bersama serai, air dan larutan gula tebu, lalu didiamkan sekitar 14 hari agar berfermentasi sebelum kemudian digunakan.

5

Tidak hanya meminimalisasi residu pestisida dalam makanan, dengan mengonsumsi sayur, buah dan daging organik berarti kita mendapatkan bahan makanan yang lebih segar, karena bahan-bahan tersebut tidak mengandung pengawet. Begitu pula dengan sistem tanam organik. Sistem tanam tersebut berkontribusi pada kelestarian lingkungan karena polus yang lebih sedikit, air yang lebih hemat, eksploitasi tanah yang tidak terlalu banyak, meningkatkan kesuburan tanah serta konsumsi energi yang lebih sedikit. Yang lebih menarik lagi, sistem tanam organik tidak hanya mampu menjaga kelestarian habitat, tetapi juga membuat burung-burung serta predator lainnya tetap dapat hidup sejahtera sebagai pengendali hama alami.

Di Indonesia, sistem tanam organik mendapat pengawasan dari Lembaga Sertifikasi Organik atau disingkat dengan LSO. Lembaga ini memastikan para petani telah menerapkan standar yang ditentukan dalam proses siste tanam organik. Sementara produk olahan organik berada di bawah pengawasan Badan POM. Tugas dan wewenang dari lembaga ini kurang lebih sama seperti Food and Drug Administration (FDA) yang berada di Amerika Serikat.

5

Untuk mendapatkan sayuran dan produk susu organik di Indonesia tidaklah sulit, karena di era internet ini Anda hanya cukup mengeklik apa yang dibutuhkan. Sejumlah perusahaan rintisan (startup) yang bermunculan, lengkap dengan situs web dan aplikasinya, memberikan layananantar kepada konsumen yang ingin membeli bahan makanan organik. Dari aplikasi yang tersedia, Anda bahkan dapat membeli langsung dari petaninya sendiri dan produk yang telah dibeli diantarkan sampai ke rumah Anda.

Lalu bagi Anda yang ingin memanjakan selera tanpa ingin direpotkan dengan urusan memasak, banyak restoran organik yang bermunculan di kota-kota seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Yogyakarta, Denpasar dan Medan. Restoran-restoran tersebut menyediakan sejumlah menu menarik, mulai dari bubur untuk bayi, bakso, mi, ayam goreng, satai hingga burger dan piza. Mengonsumsi makanan sehat sekaligus berkontribusi pada kelestarian lingkungan kini sungguh jauh lebih mudah.

Vikaria Lestari

Penulis dan penerjemah berdarah Jawa, Vikaria Lestari memiliki minat khusus dalam bidang pelesiran, kuliner dan membaca. Salah satu hobinya adalah mengamati keunikan kuliner serta destinasi wisata, yang dirasa cukup menarik untuk dibagikan lewat tulisan.  Karya yang telah dipublikasikan antara lain, sejumlah novel terjemahan dari penulis laris Amerika serta beragam artikel mengenai pelesir dan gaya hidup.