geringsing_main

Geringsing: The Double Ikat Cloth of Bali

Kain tenun merupakan hasil kriya dengan teknik yang bervariasi, dan biasa ditemukan di Asia Tenggara. Namun tak ada tenunan yang serumit tenun ikat dari Jepang, India
dan Indonesia.

Ikat ini melibatkan teknik pewarnaan benang sebelum proses menenun dimulai. Benang-benang dipasang di mesin tenun dan pola dipasangkan ke kumpulan benang; pola dibuat ketika, dengan melewati proses berulang, ikatan-ikatan telah dilepas dan benang-benang telah berwarna. Dalam proses tenun ikat ini, benang pakan dan benang lusi harus melewati proses pewarnaan dahulu.

AYN498 Asia Indonesia Bali Tenganan weaving

Di Indonesia, teknik ikat ganda ini hanya dapat ditemukan di Bali, di Desa Bali Aga, Tenganan, di mana kain yang dihasilkan dengan teknik tersebut disebut kain Gringsing. Kain Gringsing ini, yang bahkan dapat menghabiskan waktu hingga lima tahun dalam proses pembuatannya, merupakan kain yang biasa dikenakan dalam upacara adat dan diyakini dapat menjadi sarana penolak bala. Menurut sejumlah hasil penelitian, pada ratusan tahun lalu, kain Gringsing diwarnai dengan darah manusia sehingga memiliki kekuatan khusus yang dapat melindungi pemakainya dari pengaruh jahat.