Sarong Weaving in Samarinda, East Kalimantan, Indonesia

Sarongs of Samarinda

Samarinda, kota paling padat penduduk di Pulau Kalimantan, memiliki sejarah yang panjang dan kaya, serta ragam budaya yang menjadikan Ibu Kota Kalimantan Timur ini sebuah destinasi unik.

sarongs_in
Dipelopori oleh para pendatang Bugis dari Kesultanan Gowa di abad ke-17, Samarinda menunjukkan pengaruh Bugis yang kuat lewat sarung tenunnya yang unik, yang hingga kini masih dipraktikkan oleh lebih dari 160 penenun tradisional.

sarongs_in2

Dalam pembuatan sarung, para perajin setempat masih memakai teknik tenun yang sudah berumur ratusan tahun, yakni menggunakan alat yang disebut gedogan, yang diciptakan oleh masyarakat Bugis. Meski para perajin dari Samarinda kini menghadapi persaingan ketat dengan daerah-daerah tetangga untuk memenuhi tingginya permintaan akan sarung tenun, keahlian tradisional ini terus berkembang. Minat penduduk lokal dan wisatawan pada tenunan asli membuat warisan masyarakat Bugis ini terus hidup.