TANA TORAJAN SCULPTURE

Indonesia memiliki kerajinan tangan yang beraneka ragam. Setiap bulannya, kami akan menyuguhkan bagi Anda kerajinan tangan khas dari setiap daerah.

Berada sekitar 330 km dari Kota Makassar di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan, Tana Toraja merupakan destinasi wisata menarik, di mana masyarakatnya masih melestarikan adat warisan leluhur, kerajinan dan seni tradisional. Salah satu kerajinan tangan yang terkenal adalah ornamen pada kayu dan batu, untuk hiasan pada bagian dalam dan luar rumah serta simbol spiritual dalam bentuk replika patung orang yang sudah meninggal.

Pada rumah tradisional Toraja yang disebut Tongkonan, ornamen yang dibuat menggambarkan hubungan harmonis manusia dengan alam serta sesama makhluk. Dipercantik warna merah, kuning, putih dan hitam dari tanah liat dan jelaga, ornamen pada Tongkonan memiliki konsep religius serta sosial, di mana tiap motif pada ornamen memiliki nama-nama khusus dan mengandung makna.

Replika patung orang yang sudah meninggal, disebut tau-tau, digunakan untuk menghormati jenazah. Proses pembuatan tau-tau melalui sejumlah tahapan ritual. tau-tau kemudian diberi ornamen serta perhiasan untuk upacara pemakaman. Terbuat dari bahan bambu, cendana atau pohon nangka, tau-tau diletakkan di atas tebing atau di bagian luar gua tempat jenazah disemayamkan. Masyarakat Toraja percaya bahwa hubungan antara manusia yang hidup dengan arwah terbina setelah upacara pemakaman, ketika arwah orang yang meninggal masuk ke tau-tau dan melanjutkan hidup.

From Colours November 2018