pottery_main

Multiculturalism of Singkawang Pottery

Dengan nama yang diambil dari bahasa Tionghoa “san kew jong” yang berarti ‘kota dekat sungai, laut, atau gunung’, tak heran bila Singkawang dengan hasil karya seni keramiknya memiliki desain yang unik, yang
tak ditemukan di tempat lain.

pottery_01
Hal ini karena banyaknya pengaruh sejumlah budaya yang masuk. Sebagai satu dari delapan tempat penghasil keramik di Indonesia, Singkawang terus menggalakkan pembuatan keramik, dengan memadukan unsur dari dalam dan luar negeri sehingga tampil beda.

Dengan pengaruh yang kuat dari budaya Tionghoa, Singkawang merupakan satu dari hanya dua tempat di Asia Tenggara yang masih menggunakan teknik tradisional Tionghoa dalam pembuatan keramik. Di sini, seluruh proses dan teknik produksi serta motif yang digunakan berakar dari Tiongkok (contohnya adalah teknik pembakaran keramik yang berasal dari Dinasti Han). Selain itu, keramik Bayat, yang menggunakan teknik putaran miring dan hanya bisa ditemukan di Indonesia, adalah hasil dari teknik pembuatan keramik yang diperkenalkan sekitar abad ke-17 oleh seorang tokoh muslim. Teknik ini diperkenalkan agar para perajin yang umumnya wanita tersebut tetap dapat duduk sopan dalam membuat keramik.