Andai Anda diminta merancang sebuah kota bertema untuk Hari Kasih Sayang, yang langsung terbayang di benak tentunya adalah menara Gotik dengan sejumlah istana bergaya Renaisans tempat putri raja tinggal. Anda juga akan menambahkan gereja-gereja berarsitektur Barok, kubah-kubah bergaya Art Deco serta kastil di puncak bukit, yang kesemuanya itu akan Anda tempatkan dekat alun-alun kota, jalanan berlapis batu dan bukit-bukit pandang untuk menikmati panorama. Lalu sebuah sungai diletakkan membelah kota, di mana saat matahari menyapa lembut, permukaan sungai tampak berkilau dan puncak-puncak menara kunonya bak tombak-tombak emas.

Pendek kata, dengan membayangkan suasana romantis, siapakah yang tak teringat akan sebuah tempat seperti Praha? Walau mungkin arsitektur Gotik pada bangunan gerejanya sedikit menimbulkan kesan gelap, istana-istana “Cinderella”-nya sangatlah fantastis.

Penduduk lokal berdandan memakai wig ala Mozart dan para penjaga kastil mengenakan seragam yang didesain khusus oleh desainer kostum film Amadeus. Praha memang tak memberikan batas yang jelas antara pelestarian sejarah dan taman fantasi bertema. Ketika musim semi tiba, saat hangatnya mentari dan mekar bunga-bunga menjamah kota, nuansa romantis pun mencapai puncaknya, yang terasa begitu kuat di tiap titik dan sudut kota.

Anda bisa mulai dari Staré Město atau kota tua, yang terletak di jantung historis sekaligus geografis Kota Praha. Tempat ini merupakan titik tolak paripurna untuk berjalan kaki bersama pasangan menjelajahi peninggalan masa lalu. Benteng dari abad pertengahan, kecuali pada beberapa bagian berarsitektur Barok, masih asli terjaga. Begitu pula dengan lorong-lorong di atas jalanan berlapis batu serta jalan panjang berkelok yang ramai oleh deretan restoran, kafe dan toko-toko suvenir, tempat Anda bisa membeli hadiah untuk sang kekasih seperti kristal Bohemian atau perhiasan dari batu garnet.

Jalanan berkelok di Staré Město ini berujung di alun-alun utama, yang telah berdiri di pusat Kota Praha sejak 10 abad lalu. Sebagai salah satu ruang urban paling cantik di Eropa, alun-alun ini dikelilingi bangunan-bangunan tinggi bergaya Barok dengan warna pastelnya serta menara-menara berarsitektur Gotik, bak pemandangan dalam negeri dongeng. Sementara itu di tengah alun-alun tampak sebuah patung besar dari abad ke-15 yang beraliran seni Art Nouveau, patung dari seorang martir Ceko bernama Jan Hus.

Anda bisa berada agak lama dekat sebuah jam astronomi berukuran raksasa yang terpasang di Town Hall. Jam dinding ini telah menunjukkan waktu sejak abad ke-15. Setiap jamnya, patung tengkorak pada jam tersebut bergerak membunyikan lonceng, lalu patung apostles (utusan yang dalam Perjanjian Baru terdiri atas 12 murid Yesus) keluar dari jendela jam, dan jarum jam berlambang matahari bergerak melewati gambar zodiak. Bila ingin beristirahat sejenak, kue madu khas Praha atau strudel bisa menemani Anda di sebuah kafe cantik di sana.

Bergeser menuju Sungai Vltava, jembatan Charles Bridge merupakan salah satu tempat paling romantis di kota ini, dengan deretan patung orang suci dari abad pertengahan. Pada patung-patung tersebut tampak tongkat gembala, pedang dan mitra (topi uskup) dengan latar belakang gedung-gedung tinggi dan menara. Sementara itu ensambel musik jazz, pemain biola, imitator Frank Sinatra serta seniman jalanan ramai menghibur orang yang lalu-lalang di atas kemilaunya air sungai.

Bila menginginkan suasana yang lebih romantis, Anda bisa kembali ke jembatan ini saat fajar akan menjelang, di mana siluet patung para orang suci tersebut tampak, lewat sorotan lampu-lampu, sementara atap-atap bangunan kota tua tampak menyeruak di antara kabut pagi, di saat itu besar kemungkinan jembatan hanya “milik” Anda. Tempat lainnya adalah Kampa. Pulau dengan taman luas dan ladang anggur kecil ini pas untuk Anda, saat menikmati jalan santai ataupun berpiknik di atas rerumputan, dengan pemandangan berupa sejumlah bangunan bernilai monumental yang mampu membangkitkan suasana romantis.

Agak jauh dari Charles Bridge, ada tempat bernama Malá Strana, atau biasa disebut “Little Quarter” (Benteng Kecil) yang diapit sungai dan bukit. Jalan-jalannya yang sepi menyuguhkan suasana di abad ke-18 ketika Mozart mengenal Praha. Sementara di sekitar Gereja St Nicholas dengan kubah hijaunya terdapat sejumlah istana bergaya Barok dengan tamannya, yang dahulu milik para bangsawan Bohemian, namun kini sebagian besar telah menjadi kantor pemerintah dan juga kedutaan. Di sana, setelah membeli roti lapis khas Ceko, Anda bisa duduk di bangku taman seraya menikmati keindahan bunga-bunga buttercup yang tumbuh di halaman bangunan-bangunan sekitar; bukti bahwa masih ada sudut-sudut menarik di tengah kota yang sepi dari ramainya turis.

Bila Anda berjalan agak jauh ke atas bukit, panorama dan sejumlah istana berarsitektur Rococo tampak lebih spektakuler. Istana Černín Palace (kini kediaman menteri luar negeri) tampak megah berhiaskan ornamen menarik, sementara Strahov Monastery memiliki bagian dinding yang berwarna merah jambu dan kuning gading. Tempat ini bernama Hradčany, sebuah kompleks kastil di puncak dataran tinggi Praha. Tempat yang terkesan ningrat dan anggun ini dikelilingi ladang anggur serta pepohonan. Dari sini, Anda bisa mengabadikan dengan jelas keindahan menara-menara gereja Kota Praha di bagian bawah.

Tinggi membayangi Hradčany, Prague Castle memiliki jendela-jendela kaca dan desain dinding yang memukau pada fasadnya, lengkap dengan menara Gotik yang fantastis di atas katedral. Saat malam tiba, kastil ini bersinar indah di bawah sorotan lampu dan bayangannya terpantul di atas permukaan Sungai Vltava. Di sini terdapat juga istana-istana, kantor pemerintahan, gudang penyimpanan, museum dan taman. Kompleks kastil ini mendominasi sejarah Ceko; mulai dari tempat kediaman keluarga kerajaan selama Masa Keemasan Praha, saksi bisu rezim Stalin, dan baru-baru ini menjadi simbol pembebasan Ceko.

Untuk memasuki kastil, lewati pintu gerbang berhiaskan patung-patung Titan di bagian atas temboknya yang dijaga para pengawal yang biasanya dikerumuni para turis. Anda bisa menjelajah masuk ke ruang penobatan yang didominasi interior kayu zaman pertengahan, rumah-rumah bergaya Victorian di Golden Lane (dahulu tempat tinggal pelayan kerajaan), dan museum mainan terbesar di dunia. Lewat jendela kastil, Anda juga dapat mengagumi keindahan panorama di kejauhan: mulai dari atap-atap bangunan yang berpola, hingga Charles Bridge dengan keindahan pemandangan sungainya.

Yang juga tak kalah menarik serta romantisnya adalah interior pada St VitusCathedral, di dalamnya terdapat beragam kaca patri nan indah, dominasi gaya Barok dan makam-makam anggota kerajaan di tengah kompleks kastil. Dari atas menara katedral bergaya Gotik ini, Anda bisa melihat patung gargoyle (patung monster sekaligus ujung talang air), struktur flying buttress dan penanda arah angin berbentuk ayam jantan yang ditopang tiang-tiang besi. Dari atas sana tampak pula halaman kastil serta taman-tamantaman yang dibuat pada masa Dinasti Hapsburgs; sementara di sekitarnya tampak rumah-rumah megah, atap-atap bangunan dan menara-menara gereja hingga permukaan sungai yang berkilau keperakan.

Semuanya ini jauh lebih menyenangkan ketimbang taman bertema mana pun: sejarah berusia 1.000 tahun yang hadir begitu sempurna di hadapan Anda. Kota ini juga merupakan tempat luar biasa untuk melamar calon pasangan. Lagipula, inilah Praha, di mana tiap sudutnya terasa begitu romantis.

5 Senses – Sound PRAGUE SPRING INTERNATIONAL MUSIC FESTIVAL

Praha merupakan salah satu ibu kota budaya Eropa, yang terkenal tak hanya musik dan operanya, namun juga tempat teater, balet dan beragam festival tertentu maupun tahunan. Prague Spring Music Festival termasuk yang dinanti. Berlangsung mulai 12 Mei hingga 3 Juni tahun ini, rangkaian acara musik digelar seperti konser, opera, resital musik gereja, dan musik pop yang menampilkan bintang-bintang dari dalam maupun luar negeri.