Ketemu besan - Colours Indonesia

Visual Anthropology

Visual Anthropology
  • Pak Pono, the mask maker - Colours Indonesia
    Pak Pono, the mask maker
    Pak Pono adalah salah satu maestro dalam seni pembuatan topeng di Yogyakarta. Dia juga seorang ahli koreografi dan pengajar tari, yang melanjutkan tradisi keluarga dari almarhum kakeknya, Empu Warnowaskito, pembuat topeng untuk tiga Sultan Hamengkubuwono terakhir dari Keraton Kasultanan Yogyakarta. Dalam foto ini, Pak Pono memerankan seorang raja, Prabu Klono yang jahat, musuh terbesar Pangeran Panji. Desa Kasongan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

diego_zapatero

Diego Zapatero

Diego Zapatero tinggal di Yogyakarta, pusat kebudayaan Jawa di Indonesia. Saat usianya 25 tahun, dia berpindah karier menjadi fotografer dari bidang sebelumnya yang digeluti, administrasi pemasaran. Dia memiliki minat besar untuk mengeksplorasi budaya, khususnya budaya Indonesia. Dalam berkarya, dia melakukan perjalanan keliling Asia Tenggara untuk mendapatkan cerita-cerita asli yang mendukung proyek-proyek fotonya.

www.diegozapatero.com

The Extreme Ice Survey

The Extreme Ice Survey
  • Svínafellsjökull Glacier - Colours Indonesia
    Svínafellsjökull Glacier
    Seorang anggota tim EIS melakukan pengukuran pada ceruk es di Svínafellsjökull Glacier di Islandia.

EIS Founder & Director James Balog at Jøkulsårlon glacier, Iceland

James Balog

Selama 35 tahun, fotografer peraih penghargaan, James Balog, telah menciptakan dasar konseptual dan artistik baru pada salah satu isu paling penting saat ini, yakni perubahan iklim. Balog, pendiri Earth Vision Institute, dan timnya Extreme Ice Survey ditampilkan dalam film dokumenter pemenang penghargaan Emmy, Chasing Ice. Ia juga menulis delapan buku, termasuk ICE: Portraits of Vanishing Glaciers, dan karyanya telah dipamerkan di museum dan galeri di seluruh dunia.
www.jamesbalog.com

On The Periphery

 

On The Periphery
  • East Hollywood, Los Angeles

sinziana_velicescu

Sinziana Velicescu

Sinziana Velicescu adalah fotografer sekaligus pembuat film yang bermukim di Los Angeles. Karya-karya fotografinya mengangkat intervensi manusia terhadap alam dalam konteks perubahan politik, sosial atau lingkungan. Foto-foto hasil karyanya telah dipamerkan di banyak galeri internasional di Los Angeles, Chicago, New York, Hamburg, Melbourne, Tokyo, dan Roma. Baru-baru ini Photo Boite menobatkan Sinziana sebagai satu dari 30 fotografer wanita di bawah usia 30 yang berbakat di tahun 2016 ini.
www.sinzianavelicescu.com

Kalimantan - Colours Indonesia

Indonesian Cultural Dance

Indonesian Cultural Dance
  • Tari Kecak, Bali - Colours Indonesia
    Tari Kecak, Bali
    Kecak, atau tari api, selalu menjadi tontonan yang menakjubkan, namun tidak mudah difoto karena kombinasi cahaya yang minim, ledakan api, dan gerakan yang cepat. Saya merasa puas dengan foto ini karena saya berhasil menangkap semuanya, terutama drama dalam momen ini serta ekspresi kekuatan di wajah sang pria. Anak-anak di latar belakang dibuat tidak fokus agar tidak mengalihkan perhatian dari subjek utama, namun tetap terlihat. Untuk hasil seperti ini, posisi sangatlah penting (jangan terlalu dekat dengan api!) dan ambillah banyak gambar dengan kecepatan rana tinggi.

david_metcalf_colours_indonesia

David Metcalf

Bertempat tinggal di Bali, David Metcalf telah banyak mengunjungi berbagai tempat di Indonesia, untuk menulis dan juga memotret selama sepuluh tahun terakhir ini. Sejak tahun 2002, David juga telah mengadakan sejumlah pameran di Jakarta dan Bali. Ia mendirikan Taksu Photo Gallery di Ubud, Bali pada 2015, dan lewat kekuatan fotografi, dia berusaha mendidik dan mendorong terciptanya perubahan sosial yang positif. David juga memimpin tur fotografi ke Bali dan Jawa, Amerika Serikat, Myanmar, India, serta destinasi lainnya. Dirinya juga banyak terlibat dalam proyek di Kalimantan yang bertujuan mendukung budaya Dayak dan lingkungan hidup.

Callanish Shadows, Isle of Lewis, by Wojciech Kruczynski - Colours Indonesia

Landscape Photographer of the Year

Landscape Photographer of the Year
  • Binnein Beag through Steall, Scottish Highlands, by Scott Robertson - Colours Indonesia
    Binnein Beag through Steall, Scottish Highlands, by Scott Robertson (Judge’s Choice – Charlie Waite)
    Kesan yang didapat dari foto ini bukan bahaya, melainkan kelembutan dan kepatuhan, hampir seperti “makhluk hidup.” Penyejajaran bentuk segitiga dan diagonal yang saling berkaitan menghasilkan keindahan yang luar biasa. Percikan cahaya yang menerangi jurang di bawah menjadi penting karena latar depan foto berperan sebagai pendukung dan alas untuk gunung di atasnya. Jika latar depannya hitam dan kosong, foto ini akan terlihat biasa saja.

charlie_waite

Charlie Waite

Seniman fotografi lanskap kenamaan, Charlie Waite telah berkontribusi besar membawa fotografi lanskap dikenal lebih luas dan lebih diperhitungkan. Selama 25 tahun terakhir, Waite memberikan kuliah secara ekstensif di Inggris dan Eropa, mengadakan sejumlah pameran di seluruh dunia, termasuk pameran tunggal di Broadway, New York pada April 2001, dan  memublikasikan lebih dari 30 buku fotografi lanskap, salah satunya The Making of Landscape Photographs yang sukses di pasaran.

www.take-a-view.co.uk