seoul_main

Seoul

Perpaduan Seoul tempo dulu dan masa kini menjadikan kota ini tujuan wisata yang menyenangkan, dan pertemuan antara tradisional dan kontemporer tersebut amat jelas terlihat di pusat-pusat perbelanjaan terkenal.

Words Brian Johnston

seoul_in2

Tempat terbaik untuk memulai aktivitas belanja di Seoul yaitu Insadong Street karena tempat ini bernuansa khas Korea dan terletak tepat di pusat kota. Cukup banyak turis di sini sehingga Anda dapat membiasakan diri dengan kota ini dan mata uang won Korea sebelum menjelajahi daerah yang lebih luar biasa. Jalan kecil yang menyenangkan ini paling baik didatangi pada hari Minggu, ketika kendaraan dilarang melintas. Toko suvenir ada di mana-mana. Anda bisa membeli topeng kayu Korea, kipas, dan boneka tradisional. Penduduk setempat juga datang ke sini untuk membeli barang-barang tradisional Korea seperti barang antik, buku-buku kuno, dan kaligrafi, yang sebagian ditulis dalam huruf Tiongkok. Dan meskipun hanbok terlihat sedikit asing, ada baiknya melihat-lihat ke beberapa toko yang masih membuat kostum tradisional yang agung ini.

Di Insadong juga banyak barang kontemporer yang dijual. Toko Tong In menjual benda kerajinan modern yang menarik, terbuat dari logam, keramik, bahkan kertas nasi. Dari 70 galeri seni lainnya yang dapat didatangi, pasti Anda dapat menemukan sesuatu yang sesuai selera dan anggaran karena harga karya seni di sini berkisar dari hanya beberapa dolar hingga ribuan dolar. Toko-toko di sana juga menjual kartu ucapan buatan tangan dan buku catatan yang bagus, keramik kontemporer, dan aksesori fashion seperti tas sutra murah.

seoul_in4

Jika Anda mencari hal-hal kekinian untuk anak muda, Itaewon adalah tujuan berikutnya. Distrik di selatan kota ini adalah tempat hangout remaja Seoul, dan gang-gang di belakangnya dipadati restoran yang khusus menjual bulgogi atau daging sapi panggang yang direndam dalam cabai. Banyak kios pinggir jalan menjual suvenir yang akan menyenangkan para pencinta seni kitsch, seperti mug dengan slogan-slogan sarkastik, kaus oblong dihiasi potret penyanyi pop, dan patung Buddha yang menyala dalam gelap.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Itaewon adalah pada sore hari, ketika penduduk setempat datang ke sini setelah bekerja untuk melihat-lihat di toko-toko. Toko North Beach terkenal dengan barang-barang dari kulit, Hilton terkenal dengan jahitannya yang bagus, dan Asian Deco terkenal dengan perabotan Korea dan Tiongkok antik, di mana tempat lilin dan keramiknya adalah benda yang mungkin untuk dimasukkan ke dalam koper Anda. Pakaian dan sepatu olahraga juga merupakan belanjaan yang bagus. Beberapa toko memberikan diskon untuk merek Prada, Gucci, dan Ferragamo dari musim lalu, sementara Sister’s House menawarkan perlengkapan dan aksesori bergaya hip-hop. Samsonite menawarkan banyak sekali ransel warna-warni yang kisaran harganya sesuai bagi kalangan anak muda Korea. Seluruh toko-toko ini berbaris di sepanjang Itaewon Street, tak jauh dari stasiun kereta bawah tanah Itaewon.

seoul_in6

Bagian trendi lain kota ini terletak sebelah barat daya CBD, dekat dengan sungai dan Hongik University. Daerah Hongdae adalah lokasi salah satu perguruan tinggi seni terbaik di Korea, dan
jalan-jalan di sekitarnya menjadi tempat hangout anak muda Korea. Daya tarik besar bagi orang yang ingin berbelanja adalah Hongdae Free Market pada hari Sabtu di seberang gerbang universitas. Mulai dari mahasiswa, desainer muda, dan seniman amatir hingga profesional berkumpul di sini untuk menjual busana, lukisan, dan aksesori karya mereka sendiri. Lihatlah para seniman kaca membuat vas, piring-piring, dan ornamen dengan warna-warni cantik. Anda juga akan dihibur banyak pemusik dan seniman jalanan.

Daerah lain yang terkenal dengan pusat perbelanjaannya yaitu Gangnam, dengan toko buku, fashion, dan department store di daerah yang digambarkan secara satir dalam lagu Psy berjudul “Gangnam Style” ini. Sepanjang Apgujeongdong Rodeo Street berbaris toko-toko yang menawarkan merek-merek Barat serta kostum hanbok berharga tinggi, di sini Anda juga dapat menemukan pakaian vintage. Jalan ini adalah tempat yang asyik untuk duduk di kafe bergaya sambil melihat orang-orang yang melintas. Di Cheongdam-dong Anda dapat menemukan merek-merek internasional dan sejumlah besar restoran.

Anda juga akan menemukan dua mal raksasa Seoul di daerah ini. COEX Mall menggabungkan aktivitas belanja dengan atraksi budaya, akuarium, dan banyak restoran kelas atas. Lebih jauh ke arah timur ada Lotte World, mal paling top di sana yang benar-benar terkesan seperti sebuah taman hiburan indoor yang berdampingan dengan mal. Lotte World bahkan mempunyai arena ice skating dan theme park-nya sendiri. Kisaran harga di sini menengah dengan banyak barang kontemporer yang ditawarkan.

seoul_in8

Kembali ke pusat kota, Myeong-dong yang merupakan inti aktivitas finansial kota, Balai Kota. Wilayah ini adalah pusat tren mode Korea, dengan berbagai cabang pusat perbelanjaan Lotte, Shinsegae, dan Migliore serta banyak mal lainnya, baik di atas maupun di bawah tanah, yang menjual pakaian, sepatu, aksesori, dan kosmetik. Anda akan menemukan barang-barang terbaru dari Paris, London, dan Milan di sini. Lotte Department Store bergaya elegan dengan gadis-gadis yang mengenakan seragam warna peach dan sarung tangan renda putih di lift untuk menyambut pelanggan dan menekan tombol ketika Anda menaiki berlantai-lantai pertokoan yang manawarkan pakaian karya desainer Eropa dan Amerika. Shinsegae Department Store juga tak kalah besar, bahkan jika Anda tidak pernah masuk melewati eksterior surealisnya yang menampilkan pria-pria bertopi bowler.

Di dekat Myeong-dong ada Namdaemun Gate, sebuah bangunan indah dari abad ke-14 yang merupakan simbol dari Seoul. Tak hanya itu, Namdaemun juga merupakan salah satu distrik perbelanjaan utama Seoul dan tetap buka 24 jam sehari, meskipun di malam hingga tengah hari biasanya dikhususkan untuk perdagangan grosir. Kios dan toko berjajar di sepanjang jalan, sementara bangunan tiga lantai yang berisi kios-kios juga dipenuhi tumpukan kaus kaki, pakaian dalam, dan tas tangan. Anda harus memanjat tumpukan kemeja dan merangkak di bawah kumpulan stocking yang digantung untuk memburu barang yang Anda cari. Orang-orang dari seluruh penjuru Seoul datang ke sini untuk berbelanja pakaian, perlengkapan olahraga, mainan, tembikar, peralatan makan, kacamata hitam, dan masih banyak lagi. Berbelanja di sini haruslah jeli, awas ada jeans bermerek ‘Leevis’ dan tiruan arloji Rolex, namun memang harga murahnya sulit dikalahkan.

seoul_in

Kalau Anda masih belum kelelahan, pasar lain yang juga buka 24 jam yaitu Dongdaemun menawarkan beragam pakaian, perabot rumah tangga, perlengkapan olahraga, kulit, dan tekstil yang dijual per meter, termasuk koleksi terbesar kain sutra di negara itu. Banyak toko di sana berukuran tidak lebih besar dari sebuah lift, sehingga ratusan toko seperti itu muat di jalan sepanjang sepuluh blok. Para pedagang menonton sinetron Korea di televisi portabel, anak-anak tertidur di atas tumpukan baju, pembeli mengusap keliman gaun warna-warni, dan pria muda trendi memesan kacamata baru dari toko kacamata. Bersemangat, menyenangkan, dan khas Korea, ini adalah satu lagi daerah yang membuat Seoul tempat yang cocok untuk berbelanja.

Jakarta ke Seoul


Waktu Penerbangan 6 jam 25 menit

Frekuensi 7 kali seminggu

Pesan Sekarang

Dari Colours August 2016

icon_scent
seoul_senses

5 Senses – Scent
HANBANG

Obat tradisional Korea (hanbang) berasal dari Tiongkok kuno namun setelah berabad-abad memiliki karakteristik tersendiri. Obat herbal menyuguhkan segala macam wangi dari akar-akaran (seperti ginseng), jamur, udang, buah, dan rempah-rempah kepada para pembeli yang penasaran. Anda akan takjub melihat 800 toko dan kios kecil hanbang yang ganjil di distrik Yangnyeong Market. Toko-toko obat tradisional ini akan memberikan kemasan kedap udara jika Anda ingin membawa pulang bahan-bahan tersebut.
www.visitseoul.net